Sifat - Sifat Iklan

Iklan Speedy ini termasuk iklan yang informative karena dalam iklan tersebut Speedy memberitahukan jika mereka mengadakan diskon dan kecepatan yang lebih . Ditambah dengan informasi yang diletakkan di kiri bawah tentang kelebihan dan alamat web Speedy tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

1.      
Iklan Indosat ini termasuk iklan yang persuasif karena bersifat mengajak konsumen untuk melakukan sesuatu. Dengan membeli voucher “Indonesia Hijau “ konsumen tidak hanya mendapatkan pulsa namun berpartisipasi dalam upaya penghijauan bumi. Iklan ini juga termasuk iklan yang adding value karena memasukkan nilai sosial untuk bersama menghijaukan bumi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Iklan KitKat diatas termasuk dalam iklan reminder . Bukan untuk tujuan promosi , dengan menggunakan model Ambient Ad ini KitKat hanya ingin membuat konsumen mengingat terus akan adanya KitKat dan terjadi pengulangan terus – menerus setiap orang melihat kursi tersebut . Sehingga tingkat aware konsumen akan produk ini menjadi lebih tinggi. Ambient Ad ini juga termasuk iklan Assisting karena membantu dari iklan-iklan yang lain yang telah dibuat di televisi , media cetak lainnya. Ambient ini hanya sebagai pendamping atau pelengkap dari iklan lainnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Iklan Rokok ini masuk kedalam Adding Value karena memberi suatu nilai yang bermaksud untuk
tidak mudah menyerah karena masih banyak cara yang bisa kita lakukan . Iklan ini tidak menawarkan produk secara langsung , namun dengan memberi makna yang mungkin bisa membangun semangat orang lain. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Marketing Mix

Pengertian Marketing Mix  :
a.       Pengertian  Marketing Mix Secara bahasa adalah Bauran Pemasaran, sedangkan menurut istilah marketing Mix adalah strategi pemasaran yang di laksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang di lakukan secara bersamaan dalam menerapkan elemen strategi yang ada dalam marketing Mix itu sendiri.
b.      Menurut Kotler (1997:92), Marketing mix is the set of marketing tools that the firm uses to pursue its marketing objectives in the target market. yang kurang lebih memiliki arti bahwa bauran pemasaran adalah sejumlah alat-alat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau target pasar yang dituju.
c.       Menurut Stanton (1978) Bauran pemasaran (marketing mix) adalah kombinasi dari 4 variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yaitu produk, harga, kegiafan promosi dan sistem distribusi.

Menurut saya marketing mix adalah teknik atau strategi pemasaran yang digunakan oleh perusahaan untuk mengenalkan dan meyakinkan konsumen dan target yang dituju agar mudah diterima di pasaran.
McCarthy mempopulerkan pembagian kiat pemasaran ke dalam 4 (empat) faktor yang disebut the four Ps :  product , price ,  place , and promotion”  (cited in Kotler, 1992:92). Keempat bauran pemasaran tersebut secara singkat dijelaskan sebagai berikut:

1.              Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk dapat terdiri dari product variety, quality, design, feature, brand name, packaging, sizes, services, warranties, and returns.

2.               Price (harga), yaitu sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.

3.               Place (tempat), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar sasaran. Tempat meliputi antara lain channels, coverage, assortments, locations, inventory, and transport.

4.               Promotion (promosi), yaitu berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion ,  advertising,  sales force , public relation, dan direct marketing.
variabel promosi atau yang lazim disebut bauran komunikasi pemasaran (Koter, 1997:604


a)       Advertising, yaitu semua bentuk presentasi nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor yang ditunjuk dengan mendapat bayaran.

b)       Sales promotion, yaitu insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau pembelian produk dan jasa.

c)      Public relations and publicity, yaitu berbagai program yang dirancang untuk mempromosikan dan/atau melindungi citra perusahaan atau produk individual yang dihasilkan.

d)     Personal selling, yaitu interaksi langsung antara satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan melakukan penjualan.

e)      Direct marketing, yaitu melakukan komunikasi pemasaran secara langsung untuk mendapatkan respon dari pelanggan dan calon tertentu, yang dapat dilakukan dengan menggunakan surat, telepon, dan alat penghubung nonpersonal lain.




referensi :

www.ut.ac.id


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Promotion Mix

Pengertian Promotion Mix :
1.      Promosi merupakan salah satu unsur atau variabel dalam marketing mix yang bertujuan  untuk memperkenalkan, mengingatkan, membujuk serta memberitahukan konsumen mengenai suatu produk atau barang maupun jasa yang ditawarkan.
  1. Menurut pendapat Winardi (1989 : 23) . Promosi adalah metode-metode yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mengkomunikasikan kepada pasar target produk yang tepat yang harus dijual pada tempat yang tepat dan dengan harga yang tepat pula.
Menurut saya Promotion mix adalah strategi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengenalkan produk dengan cara penyampaian yang tepat dan mampu meyakinkan konsumen tentang produk atau jasa yang diberikan.

Tujuan Promosi
Tujuan dari pada promosi adalah untuk memperkenalkan barang hasil produksi, dengan tujuan agar konsumen membeli hasil produksinya. Dengan demikian volume penjualan dapat meningkat, dan juga dapat meningkatkan laba perusahaan. Hal ini dapat dicapai oleh suatu perusahaan bila promosi yang dijalankan benar-benar tepat sehingga pelaksanaan promosi dapat berhasil seefektif mungkin.
  • Menurut Boone dan Kurtz (2002:134), tujuan promosi adalah sebagai berikut:
  1. Menyediakan informasi
Menyediakan informasi ini merupakan tujuan strategi promosi yang dilakukan oleh perusahaan hanya menyebabkan informasi yang memberitahukan calon pembeli tentang produk atau jasa yang akan dipasarkan.
  1. Mendiferensiasikan sebuah produk
Tujuan dari promosi ini adalah mendiferensiasika roduk atau tujuan jasa perusahaan dengan produk atau jasa pesaing.  Dengan jasa mengaplikasikan konsep yang disebut positioning, pemasar berupaya meraih tempat di dalam benak konsumen. Maksudnya yaitu mengkomunikasikan perbedaan-perbedaan signifikan mengenai atribut, harga, kualitas atau mamfaat dari produk atau jasa konsumen.
  1. Menaikkan penjualan
Menaikkan penjualan adalah tujuan paling umum dari strategi promosi.  Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, beberapa strategi berkonsentrasi pada merangsang permintaan primer, walaupun sebagian menstabilkan penjualan.
  1. Menstabilkan penjualan
Stabilisasi penualan adalah tujuan lain dari promosi.  Perusahaan biasanya mempromosikan kontes penualan selama periode penurunan penjualan, dan memotivasi tenaga penjualan dengan menawarkan hadiah-hadiah seperti liburan, televisi, dan beasiswa kepada mereka yang meraih target-target tertentu.
  1. Menonjolkan nilai produk
Sejumlah promosi diajukan untuk mnonjolkan nilai produk dengan menjelaskan manfaat-manfaat kepemilikan dari produk yang kurang dikenal kepada pembeli.
  • Selanjutnya menurut Griffin dan Ebert (1999:123-125), promosi mempunyai tujuan yaitu sebagai berikut:
  1. Penyampaian informasi
Promosi merupakan hal yang efektif dalam penyampaian informas dari seseorang atau organisasi ke yang lainnya.  Konsumen tentu saja tidak dapat membeli produk kecuali mereka telah diberi informasi mengenai produk tersebut. Informasi dapat memberikan sarana pelanggan tentang keberadaan sebuah produk atau mendidik mereka tentang keutamaannya.
  1. Memposisikan produk
Memposisikan adalah suatu proses pemantapan citra produk tertentu secara mudah dalam pikiran konsumen.  Memposisikan sebuah produk adalah hal yang sulit karena perusahaan sedang berusaha untuk menarik sebuah segmen pasar yang spesifik dari pada pasar secar keseluruhan.
  1. Nilai tambah
Para pelanggan yang sadar-nilai sekarang ini mendapatkan manfaat ketika bauran bergerak dan ketik promosi menyampaikan produk yang nilai tambahnya.
  1. Mengendalikan volume penjualan
Banyak perusahaan yang mengalami pola penjualan musiman. Dengan meningkatkan kegiatan promosi diluar periode larisnya,perusahaan-perusahaan tersebut dapat mencapai volume penjualan yang lebih stabil sepanjang tahun.  Dengan demikian, mereka dapat mempertahankan jalannya sistem produksi dan distribusi secara seimbang.  Promosi bahkandapat merubah sistem sepi menjadi periode puncak penjualan.

Inti dari kegiatan promosi adalah manfaat, atau alasan mengapa calon pembeli harus membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Manfaat yang dimiliki setiap produk atau jasa dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu:
  1. Fungsi : Apa yang dapat dilakukan oleh produk atau jasa tersebut, (contoh: makanan ringan yang hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk menyiapkannya).
  2. Citra : Gaya, prestise dan nilai emosional dari produk atau jasa tersebut.
  3. Manfaat extra : Manfaat lain yang bukan bagian utama dari produk atau jasa tersebut (contoh: tambahan buku tulis gratis dan kupon potongan harga)






referensi :
www.ut.ac.id
muhdikurnianto.wordpress.com


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS